Home / Berita Koramil / Koramil Tungkal Ilir

Minggu, 2 Desember 2018 - 10:48 WIB

Babinsa Kelurahan Patunas Bantu Petani Dalam Pembuatan Anak Padi.

Kuala Tungkal, kodimtanjab.com -Babinsa Kel.Patunas Koramil 419-03/Tungkal Ilir Serka Edi Sofian bersama Kelompok tani Subur Mandiri Kel.Patunas,melaksanakan pembuatan anak padi, Minggu (02/12/18)

Pembuatan anak padi dilakukan bersama pak Ahmad anggota kelompok tani Subur Mandiri.

Menurut Babinsa,dengan anakan padi yang lebih banyak maka ini adalah proses peningkatan produksi bisa dicapai.

Adapun faktor yang bisa mendukung dan teruji membuat anakan padi lebih banyak yakni : Yang pertama adalah bibit dari padinya atau jenis dari varietes padinya. Misalnya padi Ciherang anakan padinya lebih sedikit dibandingkan dengan jenis varietes yang lain. Jadi faktor yang pertama adalah jenis varietes padi yang lebih banyak anaknya.

Yang kedua adalah dengan melakukan tanam bibit muda, tanaman padi akan mengeluarkan anakan lebih banyak jika dibanding tanam bibit tua. Umur bibit muda yang bisa ditanam antara umur 7-14 hari setelah sebar. Jadi umur 7 sampai 14 hari setelah sebar itu umur yang produktif , kalau lebih dari 14 hari kemungkinan besar sudah kurang produktif untuk membuat anakan lebih banyak.

BACA JUGA  Babinsa Serma A. Rafik Rutin Berikan Sosialisasi Karhutla Untuk Meminimalisir Terjadinya Karhutla.

Yang ketiga adalah jarak tanam padi. Dengan  pemberian jarak tanam juga harus diperhatikan karena jarak tanam juga menentukan jumlah dan kualitas anakan padi. Jarak ideal menanam padi adalah 30 cm antar bibit atau bisa menggunakan metode legowo. Kalau jaraknya terlalu rapat maka anakan padi kurang optimal hasilnya.

Yang keempat adalah penanaman bibit padi saat tanam jangan terlalu dalam. Kedalaman yang bagus untuk menanam padi itu 2 sampai 3 cm. Semakin dalam bibit padi ditanam, perkembangan akar akan sedikit terhambat selain itu usaha pembentukan anakan padi akan semakin sedikit terlambat.

Dan kelima  adalah pemupukan. Pupuk Nitrogen (N) sering dikenal dengan nama pupuk Urea merupakan salah satu unsur pendorong pembentukan daun dan anakan padi. Pemberian pupuk Nitrogen bisa diberikan pada umur tanaman sudah berumur 14 HST.

BACA JUGA  Babinsa Koptu Teguh Santoso Hadiri Kegiatan Pembukaan Penilaian Akreditasi Puskesmas Sungai Tering.

Pemberian pupuk sp36 sangat diperlukan karena pupuk ini memiliki nutrisi yang sangat penting untuk menguatkan akar dan tentunya memperbanyak produksi anakan padi. Pemberian pupuk SP36 bisa dikombinasi dengan pupuk Urea sekaligus.

Dan sehari setelah pemupukan ini atau dua hari setelahnya lakukan aplikasi Pupuk Organik Cair Biogan supaya anakan padi benar-benar lebih banyak lagi.

Yang keenam adalah Pemberian ZPT Zat Perangsang Tumbuh

Pemberian bahan tambahan ini perlu di lakukan setelah padi mulai dewasa namun belum berbuah sehingga tanaman padi akan semakin bertambah subur, pemberian unsur ini bisa di lakukan dengan zat seperti sitokinin dan giberelin. Dan saat kita menggunakan POC Biogan, maka tidak perlu lagi menggunakan ZPT sudah ada dalam POC Biogan, selain pupuk yang terbat dari 100% organik murni juga mengandung ZPT ajaib meski organik tapi kecepatan tumbuhnya luar biasa, ujar Babinsa (pendimtjb)

Share :

Baca Juga

Berita Koramil

Babinsa Kuala Indah Hadiri Safari Ramadhan 1440 H/2019 M Pemkab. Tanjab Barat.

Berita Koramil

Wakili Danramil 04 Serda Bujang Hadiri Rapat pleno terbuka di Kec. Sadu

Berita Koramil

Bintara Pembina Desa Ramil 03/Tungkal Ilir Bangun Kebersamaan Bersama Warga Binaan.

BERITA

Peringati Hari Pahlawan, Danramil Nipah Panjang Serahkan Kunci Rumah Suratman.

Berita Koramil

Babinsa Koramil 04/Nipah Panjang Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola di Desa Air Hitam Laut.

Berita Koramil

Demi Kejar Target LTT OKMA 2018/2019, Babinsa 03/TI Dampingi Petani Tanam Padi.

Berita Koramil

Dampingi Petani Ke Lahan Jagung, Babinsa Cek Kondisi Pertumbuhan Jagung.

Berita Koramil

Babinsa Koramil Tungkal Ilir Bantu Petani Semai Bibit Padi.