Home / BERITA

Senin, 14 Januari 2019 - 03:20 WIB

Ekspedisi Berakhir, Danrem Gapu Tanam Pohon.

SAROLANGUN, penrem-042-gapu.mil.id – Sebagai tanda berakhirnya Ekspedisi Garuda Putih Menelusuri Rimba Suku Anak Dalam (SAD), Danrem 042/Gapu melakukan penanaman pohon di kawasan terpadu SAD. Seluruh Dandim dan pejabat utama korem jambi, berbaur di seputaran kawasan terpadu di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Air Hitam.

“Setelah perjalanan panjang, dari lima kabupaten yang kita lalui hari ini finish di sini, dan saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim ekspedisi yang sudah ikut terlibat selama kegiatan,” kata Danrem 042/Gapu Kolonel Inf Dany Budiyanto, Sabtu (12/1/2019).

Dengan menanam pohon kata dia, setidaknya akan menjadi penanda bahwa kegiatan ekspedisi pernah di lakukan dan di akhiri di kawasan SAD. “Kita menanam pohon sebagai bentuk kecintaan kita terhadap lingkungan. Selain itu rekan-rekan akan jadi saksi bahwa ekspedisi pernah kita laksanakan, dan mudah-mudahan pohon yang kita tanam bisa bermanfaat bagi warga SAD,” kata dia.

BACA JUGA  Bagikan Ribuan Masker di dalam Kota Tungkal, Dandim dan Kapolres Ingatkan Pandemi Belum Berakhir.

Usai berfoto di backdroop dan menanam pohon, rombongan juga melanjutkan menyerahkan bantuan sembako bagi warga SAD, serta penyerahan senjata api rakitan dari warga SAD kepada Danrem di Balai Kartika.

Rombongan juga disambut warga SAD dengan berbagai hiburan. Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Sarolangun, Arif Ampera, mengapresiasi ekspedisi yang dilaksanakan Korem 042/Gapu. “Mudahah-mudahan banyak membawa manfaat untuk masyarakat Sarolangun, khususnya SAD yang mendiami kawasan ini,” kata dia.

Sementara itu Dany menceritakan betapa mental para rider untuk sampai di finish sangat luar biasa. “Dari ratusan yang ikut di start sangat banyak. Namun dengan medan yang cukup menantang andrenalin, banyak juga motor peserta yang tidak bisa melanjutkan perjalanan,” kata dia.

BACA JUGA  Danramil 02/Tungkal Ulu Hadiri Sosialisasi Penanggulangan COVID-19 dan Pemberian Bantuan APD dan Cairan Disinfektan.

Banyak hal yang membuat peserta tidak bisa melanjutkan perjalanan. Bukan karena medannya saja yang sulit, namun ketahanan mesin juga berpengaruh.”Danyon 142 habis tiga motor dan tidak bisa melanjutkan. Belum lagi Dandim 0420/Sarko, Dandim Kerinci juga harus berganti motor sebab mereka motornya rusak,” kata dia.

Dengan kondisi di lapangan, menurut Dany, ekspedisi ini bukan untuk gagah-gagahan saja, tetapi memiliki tujuan yang mulia. Sementara itu hingga malam keakraban digelar, puluhan warga SAD berdendang ria hingga larut, seperti kebahagiaan para tim ekspedisi yang sampai ke garis finish.(penremgapu)

Share :

Baca Juga

BERITA

Dapat Kejutan HUT TNI Ke-74, Kasdim Tanjab Beserta Anggota Sambut Hangat Wakapolres Beserta Jajaran.

BERITA

kab. Tanjab Timur Akan Mengaktifkan Kembali PPk dan PPS yang ditekankan Harus Melengkapi APD saat Melaksanakan Pilkada 2020

BERITA

Satu Rasa Bersama Dalam Gotong Royong Babinsa Dengan Warga di Lokasi TMMD Labuhan Pering.

BERITA

Babinsa dampingi petani cek pertumbuhan padi.

BERITA

Penuh Lumpur, Anggota Satgas TMMD Bersama Warga Angkut Kayu Untuk Jembatan Darurat.

BERITA

Dandim 0419/Tanjab Sangat Mengapresiasi Semangat Anggota Resimen Mahasiswa Sultan Thaha Jambi Ikut Serta dalam Memutuskan Mata Rantai Covid-19

BERITA

Dengan Memberikan Himbauan kepada Warga Binaannya Kopda Nurul Hidayat Mencegah Terjadi Karhutla

BERITA

Pelaksanaan Kegiatan Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan oleh Babinsa Koramil 419-03/Tungkal Ilir bersama Instansi Terkait