Kuala Tungkal, Kodimtanjab.com – Babinsa Koramil 419-07/Merlung, Serma Redho Harnas melaksanakan kegiatan karya bakti bersama masyarakat di Jalan RT 05 Dusun II, Desa Pinang Gading, Kecamatan Merlung, pada Jumat (7/11/2025) mulai pukul 08.45 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus upaya mempererat budaya gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Suasana kebersamaan terlihat sejak awal kegiatan. Babinsa bersama para perangkat desa dan warga bahu-membahu membersihkan fasilitas umum di sepanjang jalan lingkungan, menciptakan interaksi yang akrab dan harmonis. Kegiatan ini tidak hanya fokus pada kebersihan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya merawat sarana publik demi kenyamanan bersama. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga juga memberikan dampak positif dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan masyarakat desa.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Redho Harnas menyampaikan bahwa karya bakti merupakan langkah nyata TNI dalam mendukung pembangunan wilayah, terutama di tingkat desa. Menurutnya, kegiatan gotong royong seperti ini sangat efektif membangkitkan rasa kepedulian dan kebersamaan antarwarga. “Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong agar masyarakat semakin peduli terhadap fasilitas umum di lingkungannya. Semakin kuat kebersamaan, semakin mudah kita menjaga kenyamanan dan keamanan desa,” ujar Babinsa Merlung tersebut.
Kegiatan karya bakti ini dihadiri oleh Kadus II Ade S, Ketua RT 05 Suparman, Kaur Pelayanan Nanang Arifin, serta warga RT 05 Desa Pinang Gading yang turut serta berpartisipasi aktif dalam pembersihan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan desa yang lebih bersih, nyaman, dan tertata. Kegiatan tersebut juga mendukung program pembinaan teritorial TNI AD serta sejalan dengan arahan Kasad untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu, semangat gotong royong ini menjadi bagian dari upaya mendukung agenda pembangunan nasional dalam kerangka Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan desa sebagai fondasi ketahanan wilayah. (Pentjb)










