Home / BERITA

Minggu, 1 November 2020 - 08:22 WIB

Danpuspomad Benarkan Terjadinya Pengeroyokan kepada Prajurit TNI AD oleh Pengendara Klub Moge HOG di Bukit Tinggi

Pada kesempatan ini kami akan menyampaikan benar bahwa pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul  17. 30 di Jalan DR Hamka Kota Bukit Tinggi telah terjadi kesalahpahaman antara dua orang prajurit TNI AD yang berdinas di Kodim 0304/Agam dengan pengendara SPM rombongan klub moge HOG, dengan awal mula kejadiannya sebagai berikut:

1. Pada hari Jumat tanggal 30 Oktober 2020 sekira pukul 17.00 WIB anggota Kodim 0304/Agam atas nama Serda M. Yusuf dan Serda Mustari sedang berboncengan mengendarai SPM Honda Beat nomor polisi BA 2556 melalui Jalan DR Hamka Kota Bukit Tinggi. Bersamaan waktunya dengan arah yang searah lagi jalan menyusul rombongan pengendara moge HOG yang terlepas dari rombongan inti, sehingga mereka agak terburu-buru untuk mengejar ketertinggalan dari rombongan inti

2. Pada saat rombongan moge mendahului Serda M. Yusuf yang berboncengan SPM dengan Serda Mustari memberi kesan kurang sopan karena rombongan moge tersebut bermain gas di luar batas wajar, sehingga kedua orang prajurit TNI AD yang sedang berboncengan menepi sampai dengan keluar jalan (berada di bahu jalan)

BACA JUGA  Danramil 419-04/Nipah Panjang Hadiri Apel Gelar Pasukan Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan serta Pencegahan Kabut Asap di Kab. Tanjab Timur

3. Melihat perilaku yang tidak wajar tadi maka kedua orang anggota tersebut mengejar rombongan moge dan memberhentikan dengan cara memotong salah satu peserta rombongan moge tepatnya di Simpang Tarok Kota Bukit Tinggi

4. Dengan kejadian pemberhentian rombongan oleh Serda M. Yusuf dengan Serda Mustari maka terjadi cekcok mulut yang berlanjut dengan terjadinya kesalahpahaman yang pada akhirnya terjadi pengeroyokan (penganiayaan dengan bersama-sama) terhadap kedua prajurit TNI AD tersebut (prajurit tersebut berpakaian preman/tidak berpakaian dinas karena tugas jabatannya sebagai anggota tim intel di Kodim 0304/Agam)

5. Akibat kejadian kesalahpahaman yang berujung pada tindakan penganiayaan oleh pelaku rombongan moge HOG dilakukan proses hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku

6. Terhadap pelaku sipil langkah hukumnya sebagai berikut:

a. Korban Serda M. Yusuf dan Serda Mustari melaporkan kejadian tindak pidana tersebut ke Polres Bukit Tinggi Polda Sumatera Barat dengan laporan polisi LP/253/K/X/2020/Res Bukit Tinggi (Pelapor Serda Mustari Pekerjaan TNI berdinas di Kodim 0304/Agam)

BACA JUGA  Jelang Berakhirnya TMMD Di Desa Labuhan Pering, Orang Tua Asuh Merasa Kehilangan.

b. Polres sedang memintai keterangan baik terhadap saksi korban, saksi-saksi lain maupun yang diduga tersangka dan mengamankan barang bukti lainnya di TKP

c. Membuat permohonan VER  visum et repertum terhadap korban anggota TNI AD

7. Begitu juga terhadap kedua orang anggota TNI akan dimintakan keterangan oleh Subdenpom Bukit Tinggi Denpom Sumatera Barat bila ada pelanggaran hukumnya yang akan diproses sesuai aturan hukum.

8. Terhadap kejadian tersebut Komandan Kodim 0304/Agam dan Kapolres Bukit Tinggi telah melaksanakan tugasnya sesuai dengan tugas masing-masing untuk menuntaskan kejadian tersebut

Demikian yang dapat kami sampaikan. Berilah kesempatan untuk penegak hukum memproses perkara ini dengan baik dan benar sesuai ketentuan hukumnya

Jakarta 31 Oktober 2020
Danpuspomad

Dodik Widjanarko
Letjen TNI

Share :

Baca Juga

BERITA

Upaya cegah hama,babinsa dan petani cek tanaman jagung.

BERITA

Wujud nyata upaya khusus, Babinsa bantu petani panen padi

BERITA

Waspada akan karhutla, babinsa ajak masyarakat giat patroli karhutla.

BERITA

Sambut HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, Kodim Tanjab Gelar Turnamen Voli dan Tenis Meja

BERITA

Danrem 042/Gapu Canangkan Pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas Korupsi.

BERITA

Mencegah Karhutla Sosialisasi dan Patroli dalam Himbauan kepada Warga Agar Tidak Membuka Lahan dengan Cara Membakarnya

BERITA

Satgas Yonif Latihan Pratugas Pamtas RI-Timor Leste, Ini Pesan Pangdam II/Swj.

BERITA

Dandim Tanjab Hadiri Acara BBGRM, HKG PKK dan HARGANAS Tingkat Kab. Tanjab Timur.