Wujudkan Asta Cita di Sektor Pertanian, Dandim 0419/Tanjab Dampingi Pangdam XX/TIB Sukseskan Panen Raya di Geragai Hangatnya Kebersamaan: Dandim 0419/Tanjab Hadiri Safari Ramadhan di Desa Teluk Pulai Raya Wujud Kepedulian, Dandim 0419/Tanjab Dampingi Bupati Salurkan Bantuan bagi Santri Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat Tongkat Komando Kodim Tanjab Resmi Berganti, Letkol Arm Dwi Sutaryo Serahkan Jabatan Kepada Letkol Inf Zulhiardi Malam Penuh Keakraban, Pemkab Tanjab Barat Lepas Letkol Arm Dwi Sutaryo Menuju Mabesad

Home / BERITA

Kamis, 9 Mei 2019 - 14:18 WIB

Keberhasilan Tim Mayor Inf Gembong di Kongo Jadi Topik di Sidang DK PBB.

KONGO, tniad.mil.id,- Atas keberhasilannya dalam memfasilitasi reunifikasi 422 mantan kombatan di wilayah Kashege, Mayor Inf Gembong Yudo Sasongko S.Sos dijadikan sebagai salah satu topik pembicaraan yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi pada saat memimpin Sidang Dewan Keamanan (DK) PBB di New York.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas TNI Konga XXXIX-A Kolonel Inf Dwi Sasongko melalui rilis tertulisnya di Camp Indo RDB, Kalemie, Tanganyika, Republik Demokratik Kongo, Kamis (9/5/2019).

Dijelaskan Dansatgas, Mayor Gembong yang menjadi topik pembicaraan Menlu dalam Sidang DK PBB pada hari Selasa (7/5/2019) merupakan perwira lulusan Akmil tahun 2006 yang saat ini sedang melaksanakan tugas perdamaian dalam Kontingen Garuda RDB Monusco

“Jabatan organik (Mayor Gembong) di Korem 172, yaitu sebagai Pasiop. Sedangkan dalam Satgas ini, menjabat sebagai Kasi Intel,”ungkap Dwi Sasongko.

“ Ketika, (Mayor Gembong) tertua di Standing Combat Deployment (SCD), dan berhasil memfasilitasi reunifikasi 422 mantan kombatan di wilayah Kashege serta berhasil mengupayakan rekonsiliasi antara komunitas lokal dengan mantan kombatan, sehingga memungkinkan reunifikasi keluarga,” tambahnya.

Dikatakan Dwi Sasongko, selain Combat Operation Base (COB) ditiga wilayah berbeda, Satgas yang dipimpinnya itu juga menggelar enam SCD.

BACA JUGA  Danramil 419-03/Tungkal Ilir Turut Andil Dalam Pengamanan Arus Pulang Mudik 2024

“SCD digelar di Mayanga, Kisonja, Lambo Katenga, Musenge, Kashege, dan Mwaka dengan kekuatan masing-masing setara dengan satu peleton plus dan dipimpin oleh Perwira yang berpangkat Mayor ataupun Kapten,” terangnya.

Menurut Dwi Sasongko, keberhasilan dalam membangun rekonsiliasi dan reunifikasi para kombatan maupun warga lokal tidak terlepas dari keberhasilannya mereka dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi para kombatan maupun warga komunitas lokal.

“Dengan kondisi itu, mereka (warga Kashege) memiliki harapan serta kehidupan bermasyarakat yang normal,”tegas Dwi Sasongko.

Keberhasilannya dalam meraih hati dan simpati warga setempat itu pun mendorong para mantan Kombatan menyerahkan diri termasuk menyerahkan berbagai jenis senjata dan munisi yang dipergunakan mereka.

“Dari keenam lokasi tersebut, kita dapat mengamankan 16 pucuk AK-47, 2 machine gun, 2 RPG, 1 buah granat tangan, 421 butir munisi kal 7.62 mm, 9 magasen AK-47, 319 busur dan 983 anak panah dari masyarakat, secara sukarela,” ucap peraih Adhi Makayasa Akmil Tahun 1998 itu.

“Termasuk juga berhasil memfasilitasi reunifikasi 422 orang mantan kombatan ,” tambahnya

BACA JUGA  Masih Dalam Rangka HUT TNI, Dandim 0419/Tanjab Bersama SKK Migas Salurkan Bansos.

Keberhasilan yang dicapai oleh RDB (Rapidly Deployable Battalion), lanjut Dwi Sasongko, pada dasarnya buah dari kerjasama tim yang mendapatkan dukungan penuh dari Monusco, serta kedekatan hubungan emosional antara satgas dengan warga masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

“Untuk merebut hati dan simpati warga, kita kedepankan berbagai kegiatan Civil and Military Coordination (Cimic), atau jika di TNI kita sebut dengan Binter (Pembinaan Teritorial). Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita, ternyata program Binter yang sering dilakukan di tanah air berhasil diterapkan di sini,” kata Dwi Sasongko

‘’Secara rutin, kita berikan pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, psikologi sosial, perpustakaan mini, pertemuan para pemuka adat, tokoh masyarakat dan kepala desa di wilayah Tanganyika. Itu semua lakukan untuk membangun kedekatan, komunikasi dan sinergi dalam meringankan permaslahan yang dihadapi warga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Monusco yang telah bertugas di Kongo selama 6 bulan ini memiliki kekuatan 850 personel gabungan TNI AD, AL dan AU, yang di dalamnya terdapat 23 personel Wanita TNI sebagai Female Engagement Team/FET. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

BERITA

L’architettura dei giardini d’Occidente. Dal Rinascimento al Novecento | Scaricare eBook

BERITA

Sur Les Traces Des Expositions Universelles: Paris, 1855-1937: À La Recherche Des Pavillons Et Des Monuments Oubliés : eBook [EPUB]

BERITA

A Fortuna dos Rougon : Leitura Digital em PDF

BERITA

Musiikkia ja politiikkaa : esseitä Wagnerista Sibeliukseen – Ekirja

BERITA

Les nouvelles amours: Textes érotiques gay – (E-Book EPUB)

BERITA

Viel Welt Für Wenig Geldstilvoll Sparen Und Die Schönen Dinge Des Lebens Geniessen | E-book

BERITA

How Elizabeth Barrett Browning Saved My Life : (E-Book EPUB)

BERITA

Лупо и Тумба, Част 1 : Online Book