KUALA TUNGKAL – Pembangunan badan jalan sepanjang 3.000 meter dengan lebar 1,3 meter yang menjadi sasaran utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 0419/Tanjab, kini telah menunjukkan progres signifikan. Hingga hari ini, pekerjaan pembukaan jalan di wilayah Desa Kemuning, Kecamatan Bram Itam, telah mencapai 35 persen. Senin, (12/5/25)
Jalan ini dirancang untuk membuka akses yang menghubungkan dua desa, yaitu Desa Kemuning dan Desa Bram Itam Kanan. Keberadaan jalan ini dinilai sangat vital untuk mempermudah aktivitas warga, terutama dalam bidang pertanian, ekonomi, dan akses pendidikan. Selain itu, jalan ini juga akan menjadi jalur utama transportasi masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan akses akibat medan yang sulit dilalui.
Pasiter Kodim 0419/Tanjab, Kapten Inf Rudi Chandra Marpaung, menyampaikan bahwa progres ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara Satgas TMMD dan warga. Ia mengapresiasi semangat gotong royong yang terus ditunjukkan masyarakat sejak hari pertama pembukaan TMMD.
“Kita terus bekerja maksimal di lapangan dengan harapan semua sasaran fisik bisa tercapai tepat waktu. Semoga pembangunan jalan ini benar-benar memberikan manfaat besar dalam jangka panjang bagi desa ini,” ujar Pasiter.
Program TMMD ke-124 tahun 2025 ini mengusung tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”. Sasaran utama dari program ini adalah pembangunan infrastruktur dasar yang mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Selain pembangunan jalan, terdapat pula sejumlah sasaran fisik lainnya seperti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dua unit MCK umum, dua titik sumur bor sebagai bagian dari program TNI AD Manunggal Air Bersih, serta kegiatan pembersihan sungai sepanjang ratusan meter yang merupakan bagian dari program unggulan Kasad di bidang lingkungan dan ketahanan air.
Semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat dalam setiap tahap pembangunan menjadi wujud nyata kemanunggalan yang menjadi semangat utama TMMD. Diharapkan hingga akhir kegiatan nanti, seluruh target fisik maupun non-fisik dapat diselesaikan dengan maksimal dan memberikan dampak positif berkelanjutan bagi masyarakat desa.




