Kuala Tungkal, Kodimtanjab.com – Pabung Kodim 0419/Tanjab Mayor Inf Ahmad Riyadh, S.Ag mewakili Dandim memimpin kegiatan Kolaborasi Imigrasi dan TNI Dalam Pencegahan Pelanggaran Keimigrasian TPPO Dan TPPM di Aula Makodim 0419/Tanjab, Senin (17/11/25). Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Kuala Tungkal Andriw Guntur Suryadarma Simanjuntak, A.Md., S.H., M.Si ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar instansi.
Suasana Aula Makodim dipenuhi semangat kebersamaan saat seluruh perwira dan staf Kodim menyimak dengan seksama materi yang disampaikan. Kepala Kantor Imigrasi secara komprehensif memaparkan tentang tantangan pengawasan keimigrasian di wilayah perbatasan Tanjab yang memiliki karakteristik perairan dan jalur laut tradisional yang rawan pelanggaran. Mayor Inf Ahmad Riyadh dengan tegas menekankan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak pengawasan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Ahmad Riyadh menegaskan komitmen TNI. “Sebagai anggota TNI, kita memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan negara. Sosialisasi ini meningkatkan pemahaman kita tentang peraturan keimigrasian, sekaligus memperkuat peran Babinsa dalam mendeteksi dini aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan keimigrasian di wilayah perbatasan,” tegasnya.
Sementara Kepala Kantor Imigrasi dalam paparannya menyatakan, “Peran TNI, khususnya Babinsa, sangat strategis sebagai mata dan telinga di lapangan. Kedekatan mereka dengan masyarakat dapat membantu mendeteksi potensi TPPO dan penyalahgunaan izin keimigrasian oleh WNA di sektor perkebunan dan migas.”
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.10 WIB ini dihadiri seluruh unsur pimpinan Kodim 0419/Tanjab termasuk Pasi Ter, Pasi Ops, Pasi Pers, Pasandi, serta perwakilan dari Kantor Imigrasi Kuala Tungkal. Sinergi multipihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan negara.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan terpadu di wilayah perbatasan. Langkah strategis ini sejalan dengan program TNI dalam membina ketahanan wilayah dan mendukung visi ASTACITA Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan keamanan nasional yang komprehensif dan berkelanjutan. (Pentjb)








