Hangatnya Kebersamaan: Dandim 0419/Tanjab Hadiri Safari Ramadhan di Desa Teluk Pulai Raya Wujud Kepedulian, Dandim 0419/Tanjab Dampingi Bupati Salurkan Bantuan bagi Santri Ponpes Al-Baqiyatush Shalihat Tongkat Komando Kodim Tanjab Resmi Berganti, Letkol Arm Dwi Sutaryo Serahkan Jabatan Kepada Letkol Inf Zulhiardi Malam Penuh Keakraban, Pemkab Tanjab Barat Lepas Letkol Arm Dwi Sutaryo Menuju Mabesad Suasana Haru di Makodim, Letkol Arm Dwi Sutaryo Pamit Kepada Prajurit dan Persit Tanjung Jabung

Home / BERITA

Selasa, 2 April 2019 - 13:25 WIB

TNI AD Juara Lomba Tembak AASAM 2019, Berturut-Turut 12 Kali.

JAKARTA,tniad.mil.id – Untuk yang keduabelas kalinya, secara berturut-turut TNI AD menjadi juara umum lomba menembak antar negara _Australian Army Skill-At-Arms Meeting_ (AASAM) 2019.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

“Yang dicapai Kontingen TNI AD di Puckapunyal Military Range, Victoria, Australia ini bukan hanya prestasi untuk TNI AD atau TNI semata, namun juga prestasi untuk rakyat dan bangsa Indonesia,” ungkap Brigjen TNI Candra Wijaya.

Dijelaskan Kadispenad, perhelatan AASAM tahun ini dilaksanakan mulai tanggal 26 Maret – 2 April 2019.

“Capaian ini telah sesuai dengan harapan Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa, ketika melepas kontingen pada tanggal 14 Maret 2019, lalu. Kali ini kita kembali menjadi juara umum dengan menorehkan 21 emas, 14 perak, dan 10 perunggu. Ini menyisihkan 20 negara peserta lainnya,” ujar Candra Wijaya.

BACA JUGA  Dandim 0419/Tanjab Pimpin Apel Siaga Menghadapi Penetapan Hasil Pilpres 22 Mei 2019.

“Termasuk beberapa negara maju dan memiliki teknologi Alutsista modern, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Korea, Kanada, Jepang, dàn tuan rumah Australia. Demikian juga Thailand, Vietnam dan Malaysia yang secara tradisi memiliki para petembak bagus, seperti yang ditunjukkan saat AARM 2018 tahun lalu,” imbuhnya.

Untuk diketahui, tahun ini perolehan medali kontingen TNI AD mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2018 yang merebut 38 medali emas, 18 perak dan 13 perunggu.

“Capaian kali ini bukanlah penurunan (prestasi), tapi menunjukkan bahwa ajang ini sangat kompetitif atau kontingen telah menunjukkan _performance_ yang terbaiknya,” tegas Candra Wijaya..

Lebih lanjut Candra Wijaya mengungkapkan, dari 20 orang petembak terbaik yang mengikuti _Match Championship_ 104, lima (5) orang diantaranya adalah petembak TNI AD.

BACA JUGA  Babinsa Desa Tanjung Bojo Bantu Warga Binaan Menggiling Padi.

” Ini sangat membanggakan, ketiga petembak kita, Sertu Woli, Sertu Misran dan Kopda Arifin merebut semua kategori juara 1, 2 dan 3 pada _Match Championship_ 104,” tegas Candra.

Selain dari kemampuan para petembak, Candra Wijaya juga menyampaikan bahwa torehan prestasi ini sekaligus menunjukkan senjata produksi dalam negeri, dalam hal Ini PT Pindad Persero yang sangat luar biasa dan andal.

“Sekali lagi, prestasi para petembak TNI AD di AASAM 2019, dipersembahkan sebagai kehormatan serta kebanggaan rakyat dan bangsa Indonesia” pungkas Candra.

Adapun peraih sepuluh besar klasemen lomba AASAM 2019 setelah Indonesia yaitu Australia, Malaysia, Selandia Baru, Korea, Amerika Serikat, Perancis, Canada, Jepang dan Vietnam, sedangkan negara peserta yang tidak hadir yaitu Irak, Filipina dan Singapura. (Dispenad)

Share :

Baca Juga

BERITA

Babinsa Gelar Komsos Dengan Perangkat Desa Guna Kuatkan Silahturahmi.

BERITA

Babinsa Bersama Warga Lakukan Pencegahan Karhutla

BERITA

Pasiter Tanjab Hadiri Pembukaan Bimbingan Massal Manasik Jama’ah Calon Haji Tanjab Barat.

Artikel

Menguatkan keakraban Bersama Masyarakat. Babinsa Koramil 419-03/TI Laksanakan Komsos.

BERITA

Days of Grace: A Memoir – Free Reads

BERITA

Antisipasi karhutla, Babinsa bersama instansi terkait gencarkan patroli dan sosialisasi di wilayah binaan

Artikel

Babinsa Rantau Rasau Bersama Banser Gelar Patroli Malam Tingkatkan Keamanan Lingkungan

BERITA

Babinsa Desa Badang Patroli dan Sosialisasi Cegah Karhutla Kepada Warga Binaan.